Sabtu, 16 Februari 2019

Kekurangan Acer Swift 3 Day Edition di Mata Desain Grafis

Susiloblog.com - Kalau melihat judulnya pasti langsung mengira kalau saya ini seorang desain grafis :D . Bukan-bukan, saya bukan seorang desain grafis. Saya hanya orang yang sedikit bisa menggunakan software grafis (ya misal coreldraw, photoshop, illustrator). Ketika kemarin saya meminang laptop baru (karena laptop lama sepertinya sudah lumayan lemot buat aktifitas sehari-hari) yaitu acer swift 3 day edition yang core-i5 gen 8. Ternyata ada kekurangan yang menurutku mengganggu. Apa itu?. Keyboardnya. Ya nanti saya bahas kenapa kok di keyboardnya (anggap saja saya desainer  ya :D )

Kekurangan Acer Swift 3 Day Edition di Mata Desain Grafis

Saya memilih acer swift 3 day edition karena menurut saya direntang harga dibawah 10 juta, laptop ini adalah terbaik dikelasnya. Lihat saja spesifikasinya, Core i5 8th, layar Full HD IPS (ini nih yang kompetitor belum IPS, sebagai desainer pasti sangat terbantu dengan layar tipe ini daripada jenis TN), Fingerprint, Slot m.2 (kompetitor rata-rata tidak menyediakan slot ini, slot ini juga support intel optane), sayangnya RAM masih 4gb (tanam lagi, jadi gak bisa dicopot) untungnya disediakan slot RAM yang bisa diupgrade sampai 20Gb. Gimana?. Secara spesifikasi sudah lebih dari cukup untuk seorang desain grafis kan?.

Kekurangan selain RAM yang masih 4gb, laptop ini belum disertakan SSD (hari gini masih hardisk???.).

Setelah laptop sudah ditangan, langsung saya hidupkan (Laptop ini sudah terinstal windows 10 original ya. Jadi tidak perlu diinstal dengan windows bajakan) Setelah hidup dan diinstal aplikasi-aplikasi desain grafis (coreldraw, photoshop. illustrator) langsung saja saya gunakan untuk mendesain lewat coreldraw. Eh ternyata ada yang gak enak ketika digunakan buat mendesain (Emang gak parah sih, cuma mengganggu)

Misalnya gini ya, ketika saya ingin menggunakan shortcut CTRL+Pg Down saya tidak bisa langsung menekan CTRL+Pg Down, tetapi harus menekan lagi tombol FN. Ini juga ternjadi ketika saya ingin menekan CTRL+F2 juga harus sambil menekan FN. Ya menurut saya ribet saja sih meskipun tidak krusial.

Owh ya selain itu kadang hardisk suka bunyi kretek dan ternyata pembuangan udara panasnya keatas (saya kira tadinya kebelakang) jadi keyboard bagian atas suka panas.

Apakah saya menyesal beli ini laptop?. Tidak sama sekali karena menurut saya diharga 10 juta kebawah (ketika saya beli dapat harga 8,2juta) ini adalah lapto paling wort it dikelasnya. Sudah tipis, bahan aluminium dan ada fingerprint nya lagi. Menang banyak lah laptop ini dibanding kompetitor dikelasnya

Paling kedepanya supaya lebih powerfull lagi akan saya upgrade RAM dan SSD NVMe.

Artikel Terkait

Memuat Komentar...