Tugu Lawet Kebumen Dan Sejarahnya

Hallo sob, aku tak tau aku menjadi orang pertama yang buat wpap tugu lawet kebumen, ataukah nomor kesekian :D yang pasti setelah aku searching di google, tak ada satupun gambar wpap tugu lawet kebumen. disini aku berinisiatif membanggakan ikon kebumen dengan sebuah karya buatan sendiri. aku membuat wpap ini sekitar 2 harian. karena saking detailnya (ceileee. sok yess). jika berminat download saja, tapi ingat watermarknya jangan dibuang. Jika kamu berminat WPAP boleh kok belajar gratis sama aku. khusus daerah kebumen ya sob.

Kali ini saya akan menceritakan sedikit sejarah tugu lawet ya

Tugu Lawet Kebumen Dan Sejarahnya
Tugu Lawet Kebumen 

Nama Tugu Lawet atau Walet benar-benar terasa asing bagi orang yg belum sempat mengahdiri kota Kebumen. Suatu tugu yg berada ditengah kota Kebumen bersama ketinggian kira kira 15 meter ini menjadilandmark kota Kebumen. Keberadaan tugu ini menyangkut erat bersama potensi yg dipunyai Kab Kebumen merupakan penghasil sarang burung walet.

Peristiwa Tugu Lawet (Walet) bermula kala di wilayah Kebumen, tepatnya di goa-goa karang Pantai Karangbolong ditempati oleh burung lawet (walet). Keberadaan burung lawet tersebut telah beberapa ratus th yg dulu & Kebumen menunjukkan eksistensinya sbg salah satu daerah penghasil sarang burung walet (lawet).

Posisi Tugu Lawet (Walet) berada ditengah kota Kebumen dekat dgn pusat perbelanjaan berupa kawasan pertokoan, pasar induk, & berada di persimpangan jalan yg menjadikan kawasan ini tidak jarang dilewati oleh kendaraan. Tugu Lawet Kebumen menggambarkan orang yg sedang mengupayakan membawa sarang burung walet dgn merangkak diantara bebatuan & dibagian atas terdapat sekian banyak burung walet.

Tugu Lawet Kebumen Hitam Putih
Tugu Lawet Hitam Putih

Pengambaran terhadap Tugu Lawet berdasarkan kiat pemanenan sarang burung walet di goa Karangbolong yg terletak di tebing terjal berbatasan bersama laut lepas oleh masyarakat setempat. Sebelum program pemanenan dilakukan ritual doa supaya proses pemanenan tidak tersendat & para pemanen diberikan keselamatan. Elemen ini disebabkan sebab warga kurang lebih merasa tempat goa yg berada di bibir laut lumayan berbahaya & mitos bahwa goa di pantai Karangbolong yaitu salah satu gerbang menuju ke kerajaan gaib Nyi Loro Kidul.

Tetapi keadaan waktu ini telah beralih, penduduk lebih pilih memelihara burung walet di rumahnya atau sediakan hunian husus utk ruangan tinggal burung walet. Bersama bermacam macam pertimbangan memelihara burung walet rumahan itu lebih gampang kala laksanakan panen, tak memanfaatkan upacara mahal saat memanennya, & mutu lebih tinggi.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel